Bagaimana Kita Mengetahui Sejarah Suku Aborigin Australia?

Suku AboriginSuku Aborigin Australia tidak pernah menulis atau mencatat sejarah mereka. Sebagian besar dari apa yang kita ketahui tentang sejarah Aborigin berasal dari ilmu arkeologi. Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari sisa-sisa material, seperti bangunan, peralatan, situs pemakaman, dan bahkan sampah yang ditinggalkan oleh orang-orang yang hidup di masa lalu. Arkeolog menemukan sisa-sisa ini dengan menggali situs di mana orang kuno pernah tinggal dan bekerja di sana.

Mencari situs Aborigin Australua tidaklah mudah. Suku Aborigin tidak pernah membangun rumah dari material yang tahan lama. Kebanyakan rumah Aborigin adalah gubuk sederhana yang dibangun dari cabang dan kulit pohon. Rumah-rumah itu tidak dimaksudkan untuk ditempati dalam jangka waktu yang lama, sehingga bangunan tersebut segera ambruk, membusuk, dan tidak meninggalkan apa-apa.

Kebanyakan benda-benda suku Aborigin terbuat dari serat kayu dan serat sayuran. Begitu dibuang, benda-benda itu akan segera lenyap. Beberapa alat-alat batu yang dibuang seringkali merupakan jejak satu-satunya dari perkemahan suku Aborigin.

Arkeolog mencari situs di tempat-tempat yang mereka yakini menarik bagi suku Aborigin. Tempat-tempat ini antara lain sungai, pesisir pantai, dan lubang air di padang pasir. Arkeolog juga mencari situs di bawah tebing yang menjorok. Suku Aborigin sering berkemah di tempat penampungan alami ini.

Selain seni dan tanda-tanda lain yang tersisa di permukaan bebatuan, situs Aborigin yang paling jelas adalah gundukan kerang di sepanjang pantai Australia. Gundukan ini pada dasarnya adalah tempat pembuangan sampah. Suku Aborigin mengunjungi situs-situs tersebut dari waktu ke waktu. Selama ratusan tahun, gundukan besar sampah kerang, tulang binatang, dan abu menumpuk di sana. Beberapa gundukan tingginya mencapai 9 meter. Situs ini memberikan informasi pada kita tentang apa makanan suku Aborigin dan bagaimana mereka bergerak di antara perkemahan saat musim berubah.

Di daerah-daerah terpencil Australia, beberapa kelompok Aborigin mampu hidup sesuai dengan cara-cara tradisional mereka sampai tahun 1900-an. Antropolog mempelajari kelompok Aborigin ini. Mereka berbicara dengan orang Aborigin tentang kehidupan mereka sambil mencatat kebiasaan dan keyakinan mereka. Penjelajah Eropa awal juga menulis deskripsi tentang kehidupan Aborigin. Tulisan-tulisan ini sering menunjukkan kurangnya penghormatan dan pemahaman tentang cara hidup suku Aborigin Australia.

Komentar Anda