Masa Kejayaan Kekaisaran Aztec di Meksiko

Perang AztecMontezuma I meninggal pada tahun 1469. Ia telah memperluas kekaisaran Aztec mencapai Pantai Pasifik selatan dan Teluk Meksiko di sebelah utara dan timur. Suku bangsa yang ditaklukkan Aztec diwajibkan untuk mengirim upeti kepada Tenochtitlan. Upeti berisi antara lain kapas, bulu berharga, butiran emas, parfum, dan elang hidup.

Tlatoani yang memerintah setelah Montezuma I menghadapi beberapa perang saudara. Perang saudara terdekat berlangsung di Tlatelolco, kota kembar Tenochtitlan. Pada tahun 1473, ada perselisihan antara kedua kota, dan tentara Tenochtitlan dengan cepat menyerbu kota Tlatelolco dan membunuh penguasanya.

Kekalahan Pertama

Pada akhir tahun 1470, kekaisaran Aztec menjadi salah satu kekuatan terbesar di Mesoamerika, tapi mereka bukan yang terkuat. Pada sekitar tahun 1478, Aztec menginvasi wilayah barat. Mereka datang untuk menantang suku Indian Tarascan yang menguasai sebagian besar wilayah yang sekarang disebut Meksiko barat. Suku Tarascan berhasil menghancurkan tentara Aztec yang jumlahnya lebih kecil dan memaksanya untuk mundur. Menurut legenda, hanya 200 orang dari 24.000 orang tentara Aztec yang kembali ke Tenochtitlan. Itu adalah kekalahan besar pertama kekaisaran Aztec. Sejak saat itu mereka tidak pernah menyerang Tarascan lagi.

Puncak Keemasan

Kekaisaran Aztec mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Ahuitzotl. Ia menjadi Tlatoani pada tahun 1486 dan segera mempersiapkan diri untuk menaklukkan wilayah baru ke arah utara. Pasukannya membawa kembali ribuan tahanan, yang oleh suku Aztec dikorbankan untuk merayakan pembukaan kuil besar yang baru dibangun, yakni Templo Mayor, di Tenochtitlan.

Ahuitzotl membuat perbatasan kerajaan Aztec menjadi lebih kuat. Ia menguasai lahan di utara dan barat untuk melindungi wilayahnya dari serangan suku Tarascan. Ia juga menginvasi wilayah selatan dan timur sejauh wilayah yang kini menjadi Guatemala. Ahuitzotl meninggal pada tahun 1502. Ia digantikan oleh Montezuma II, penerus terakhir Tlatoani Aztec yang besar. Pada tahun 2007, arkeolog Meksiko mengumumkan bahwa mereka telah menemukan tempat yang diduga menjadi makam Ahuitzotl di Mexico City.

Komentar Anda