Hal-Hal Menarik di Balik Film Titanic (1997)

titanic

Film yang berkisah tentang tenggelamnya kapal Titanic ini sudah melegenda sejak pertama kali diputar di bioskop pada tahun 1997 silam. Titanic disebut-sebut sebagai film terbaik sepanjang masa oleh banyak kalangan. Namun, tahukah Anda hal-hal menarik seputar film Titanic? Apa saja serba-serbi film yang dibintangi Kate Winslet dan Leonardo DiCaprio ini? Berikut ulasannya.

Dalam salah satu adegan Titanic, Jack Dawson berkata, “Duduklah di tempat tidur… Maksudku sofa. “Sebetulnya, dalam naskah tertulis “Duduklah di sofa.“ Leonardo DiCaprio (yang memerankan karakter Jack) sebenarnya lupa dengan teks naskah itu.

Gloria Stuart adalah orang tertua yang pernah menerima nominasi Oscar untuk perannya dalam Titanic pada usia 87 tahun. Ia juga satu-satunya orang yang masih hidup pada saat tragedi nyata Titanic terjadi pada tahun 1912.

Tangga besar di dalam kapal Titanic dibuat jauh lebih besar daripada yang asli. Banyak hal yang dibuat lebih besar atau lebih kecil dalam film ini.

Pada tahun 1898 (14 tahun sebelum tragedi Titanic terjadi), Morgan Robertson menulis sebuah novel berjudul Futility. Novel fiktif ini bercerita tentang kapal terbesar yang pernah dibangun menghantam gunung es di Samudera Atlantik pada malam yang dingin di bulan April. Kapal fiksi ini bernama Titan. Kapal Titanic yang asli memiliki desain dan keadaan yang sangat mirip dengan Titan. Kedua kapal sama-sama disebut “Kapal yang tak bisa tenggelam.“ Kesamaan ini sangat menakjubkan, sampai pada temuan investigasi setelah kapal tenggelam yang menyatakan bahwa “kecepatan yang berlebihan“ menjadi penyebab terjadinya tragedi tersebut.

Sebelum dilampaui Avatar pada tahun 2010, Titanic adalah film paling laris (di Amerika Utara dan di seluruh dunia) sepanjang masa. Titanic juga menjadi film pertama yang meraih pendapatan hingga 500 juta dolar di Amerika Utara saja, dan menjadi film pertama yang meraih keuntungan hingga 1 miliar dolar di seluruh dunia.

Ketika Titanic mulai pecah dan sebagian dari kapal mulai tenggelam, di samping Jack dan Rose ada seorang pria berbaju putih yang minum wiski. Orang ini benar-benar ada. Ia adalah koki yang memakai pakaian berlapis-lapis dan mencuri sebotol wiski dari dapur. Ia minum wiski itu agar tubuhnya tetap hangat dan bertahan dari dinginnya es.

Mr. Andrews terlihat selalu membawa buku catatan kecil yang ia gunakan untuk mencatat pengingat, tips, dan petunjuk tentang cara memperbaiki bagian-bagian tertentu dari kapal. Buku catatan yang asli masih ada sampai sekarang.

Gloria Stuart (Rose tua) dan Kate Winslet (Rose muda) adalah dua aktris yang pertama kali meraih nominasi Oscar atas perannya dalam film yang sama.

Adegan close up ketika Jack membuat sketsa gambar Rose menyorot tangan Jack yang sibuk mencoret-coret kertasnya. Sebenarnya, itu adalah tangan James Cameron, sang sutradara.

Pada adegan ketika Rose berbaring di papan kayu di tengah lautan, ia melihat langit sambil bernyanyi “Come Josephine…“ Jika diperhatikan baik-baik, bintang-bintang di langit yang simetris itu membentuk gambar kalung yang terkenal, The Heart of the Ocean, kalung milik Rose.

Dalam adegan di balkon dek kapal, Molly Brown bertanya pada Jack tentang apa yang akan akan ia kenakan untuk acara makan malam. Kita akan melihat pasangan di sisi kanan berjalan ke arah mereka. Pria itu adalah Edward S. Kamuda, Presiden American Titanic Historical Society, dan wanita yang berjalan bersamanya adalah istrinya.

James Cameron mengambil semua gambar Rose, menjualnya dalam sebuah lelang pada tahun 2011, dan laku dengan harga 16.000 dolar.

Dalam salah satu adegan, Kolonel Archibald  Grace mengawal dua wanita ke sekoci. Rose kemudian bertanya apakah ada sekoci tersisa dan ia menjawab, “Lewat sini, saya akan tunjukkan kepada Anda.“ Ia benar-benar bertahan hidup meski banyak orang yang menduga ia sudah tewas. Ia menulis autobiografi yang menyatakan bahwa ia naik sekoci yang sebelumnya terbalik.

Saat Jack berhasil mencegah Rose bunuh diri, Rose berkata, “Poor little rich girl – what does she know about misery?” Sebenarnya, Poor Little Rich Girl adalah judul film yang dibintangi Gloria Stuart (Rose tua) pada tahun 1936.

Dalam film, Molly Brown yang duduk di sekoci di samping Ruth berkata, “Masih banyak tempat, sayang“ pada Rose. Faktanya, (menurut catatan tentang Molly Brown asli, Margaret Tobin) Molly saat itu sedang berjalan-jalan di dek, menyuruh orang-orang untuk segera naik sekoci. Ketika sekoci sudah mulai diturunkan, dua orang menghampirinya dan memasukkannya ke dalam sekoci.

3 thoughts on “Hal-Hal Menarik di Balik Film Titanic (1997)

  • 08/28/2016 at 7:45 pm
    Permalink

    gimana ya, banyak sekali referensinya. yang ingin saya tanyakan sekarang, apa benar ada nama tokoh asli Jack Dawson dan Rose. diberbagai sumber ada yang menunjukkan foto asli Jack dan Rose. Lalu kalung yang dipakai oleh Rose juga ada, berarti intinya Jack dan Rose itu dalam sejarah memang ada. foto aslinya saja ditunjukan di media. mohon informasinya yang lebih akurat, agar tidak terjadi kekeliruan dan sejarah. terima kasih.

    Reply
    • 09/01/2016 at 11:05 pm
      Permalink

      Jack dan Rose adalah tokoh fiktif yang dibuat khusus untuk film Titanic. Terima kasih.

      Reply
  • 08/28/2016 at 7:56 pm
    Permalink

    sekarang saya baru paham. Bahwasannya Jack dan Rose itu hanya ada di dalam film Titanicnya. Kisah cinta dalam sejarah Titanic itu memang ada. Namun tokoh Jack dan Rose itu hanya sebuah karya fiksi. Adanya tokoh Jack dan Rose itu terinspirasi dari tokoh Portaluppi yang mengispirasi sebagai tokoh Rose, dan Emilio Portaluppi sebagai tokoh Jack.
    Terima Kasih.

    Reply

Komentar Anda