Mengapa Sebagian Orang Mendengkur Saat Tidur?

mendengkurMendengkur adalah pernapasan berat dan bising yang terjadi selama tidur. Mendengkur umum terjadi pada orang-orang di atas usia 40 tahun. Meskipun dengkuran ringan dianggap tidak berbahaya dan hanya akan membuat kesal orang lain, dengkuran yang parah dapat dihubungkan dengan masalah kesehatan serius dan bahkan mengancam jiwa.

Bunyi dengkuran diproduksi oleh getaran struktur mulut dan tenggorokan yang sedang relaks. Saat orang yang tidur menghirup udara, otot-otot tenggorokan tetap relaks, menyebabkan saluran udara menyempit. Ketika saluran napas menyempit, struktur seperti langit-langit mulut yang lunak dan uvula (tangkai daging yang menggantung di langit-langit mulut) akan bergetar dan menghasilkan suara dengkuran.

Orang yang memiliki saluran napas atas yang sempit, langit mulut atau uvula yang panjang, amandel yang membesar, otot tenggorokan yang lemah, atau kesulitan bernapas melalui hidung adalah yang paling rentan mendengkur. Mendengkur sering terjadi ketika orang tidur telentang. Zat yang mengendurkan otot selama tidur seperti alkohol, pil tidur, antihistamin, atau obat penenang bisa membuat kebiasaan ini semakin memburuk.

Selama mendengkur parah, udara yang keluar masuk paru-paru kurang, mengakibatkan penurunan kadar oksigen dan peningkatan karbon dioksida dalam darah. Perubahan kadar gas darah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau masalah jantung seperti irama jantung yang abnormal. Mendengkur parah dapat dikaitkan dengan apnea tidur obstruktif, suatu kondisi di mana saluran udara berulang kali terblokir selama tidur.

Mendengkur ringan sering dapat dicegah dengan mengubah posisi tidur. Mendengkur parah dapat diobati dengan obat, operasi, atau dengan masker yang memasok udara di bawah tekanan untuk memperluas jalan napas selama tidur.

Komentar Anda