Siapakah Bangsa Ghana, Mali, dan Songhai?

Masjid DjenneOrang-orang Ghana, Mali, dan Songhai tinggal di kerajaan komersial yang berkembang pada abad pertengahan di Afrika Barat. Kekaisaran Ghana didirikan pada tahun 300-an. Kerajaan ini mencapai puncaknya sekitar tahun 1000 ketika kekuasaannya mencakup wilayah yang sekarang menjadi negara Mali dan Mauritania. Pada tahun 1200-an, Mali menggantikan Ghana sebagai kerajaan Afrika Barat yang paling kuat.

Kekaisaran Mali mencakup wilayah yang sekarang menjadi negara Burkina Faso, Gambia, Guinea, Mali, Mauritania, Niger, dan Senegal. Pada tahun 1500, sebagian besar kekuasaan kekaisaran Mali telah jatuh di bawah kendali kekaisaran Songhai. Luas kekuasaan kekaisaran Songhai secara geografis kira-kira sama dengan luas kekaisaran Mali. Kekaisaran Songhai berakhir pada tahun 1590-an.

Kekaisaran Ghana, Mali, dan Songhai terletak di sebuah wilayah luas di Afrika Barat yang disebut Sahel. Sahel adalah padang rumput kering di selatan Gurun Sahara. Dahulu, Sahel juga disebut Sudan. Tiga kerajaan besar Afrika Barat ini terletak di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Sudan barat. Sungai Niger mengalir melalui jantung wilayah ini. Sungai merupakan sumber air dan makanan yang penting bagi rakyat Afrika Barat. Mereka juga menggunakan sungai Niger untuk transportasi.

Kerajaan Afrika Barat yang terdiri atas sejumlah kerajaan kecil bersatu di bawah pemerintahan pusat. Para penguasa kerajaan-kerajaan tersebut memperluas wilayahnya dengan menaklukkan kerajaan lain di sekitarnya. Mereka mendapatkan kekuasaan dan kekayaan melalui kontrol perdagangan antara wilayah Afrika utara dengan wilayah selatan Sahel.

Pedagang membawa emas dari selatan. Mereka menukar emasnya dengan garam, tembaga dari tambang Sahara, buah-buahan kering dari Afrika utara, kain tenun dari Eropa, dan benda-benda kerajinan tangan dari Timur Tengah. Kota-kota seperti Gao dan Timbuktu menjadi pusat perdagangan yang sibuk.

Komentar Anda