Mengenal Seluk-Beluk Obelisk Mesir Kuno

Obelisk Mesir KunoObelisk adalah monumen batu ramping yang memiliki empat sisi lancip mengarah ke atas berbentuk piramida. Monumen obelisk pertama dan paling terkenal dibuat di Mesir kuno. Bagi masyarakat Mesir kuno, obelisk merupakan simbol dewa matahari. Obelisk biasanya dibuat berpasangan dan ditempatkan di pintu masuk kuil dan makam. Puncaknya sering dilapisi emas atau logam lain yang cerah untuk memantulkan sinar matahari. Prasasti hieroglif (tulisan gambar) pada empat sisi obelisk bertuliskan nama-nama firaun atau penguasa lain yang memerintahkan pembangunan obelisk.

Banyak obelisk Mesir yang dibuat dari potongan granit tunggal di sebuah tambang dekat Aswan. Ada yang tingginya lebih dari 24 meter. Dari tambang, obelisk diseret oleh sekitar 20.000 pekerja ke Sungai Nil. Di sana, obelisk tersebut diangkat ke atas perahu tongkang dan dikirim ke berbagai kota. Hingga kini, cara orang Mesir kuno mengangkat setiap obelisk ke posisi tegak masih menjadi misteri. Sepanjang sejarah, obelisk Mesir telah dikirim di seluruh dunia. Bangsa Romawi kuno sangat terkesan dengan monumen batu tersebut. Setelah orang-orang Romawi menaklukkan Mesir pada 30 SM, mereka memindahkan sekitar 15 obelisk ke Italia. Tiga belas darinya masih berdiri di kota Roma sampai hari ini.

Pada tahun 1800-an, tiga obelisk Mesir diberikan sebagai hadiah kepada Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat. Yang pertama diambil dari Kuil Luxor dan ditempatkan di Place de la Concorde di Paris pada tahun 1836. Obelisk lain diambil dari Alexandria. Inggris mendirikan obelisk tersebut di tepi Sungai Thames, London, pada tahun 1878. Amerika Serikat memajang obelisknya di Central Park, New York City, pada tahun 1881. Prasasti pada obelisk itu menunjukkan monumen batu ini dibuat untuk Firaun Thutmose III sekitar 1.454 SM.

Obelisk di New York dan London masing-masing setinggi 21 meter dengan berat sekitar 200 ton. Obelisk-obelisk itu biasa disebut Jarum Cleopatra (Cleopatra’s Needles). Cleopatra adalah firaun paling terkenal yang pernah memerintah di Alexandria. Namun, ia memerintah hampir 1.500 tahun setelah obelisk tersebut dibuat. Disamping obelisk Mesir kuno, ada juga obelisk modern, seperti Bunker Hill Monument di Boston, Massachusetts, dan Monumen Washington di Washington, DC.

Komentar Anda