Apakah Bintik Matahari Mempengaruhi Iklim Bumi?

Selama jangka waktu sekitar 75 tahun antara tahun 1640 hingga 1715, bintik matahari (sunspot) adalah hal yang sangat langka. Periode ini dikenal dengan Maunder Minimum, dinamai sesuai nama astronom Inggris Walter Maunder (1851-1928) yang pertama kali mencatat bintik matahari dalam sejarah. Catatan itu juga menunjukkan bahwa pada tahun itu suhu di bumi menjadi luar biasa dingin sehingga periode ini kemudian dikenal sebagai Little Ice Age atau Zaman Es Kecil. Dekade terdingin, 1690-1700, adalah periode dimana tidak ada bintik matahari yang tercatat.

Did You Know

Karena Maunder Minimum dan Little Ice Age terjadi bertepatan, beberapa ilmuwan mempertanyakan apakah ada hubungan antara iklim bumi dan aktivitas bintik matahari. Jawaban untuk pertanyaan itu belum diketahui pasti, namun bukti adanya hubungan itu terus bermunculan.

Pengukuran matahari dari observatorium ruang angkasa mengungkapkan bahwa kecerahan matahari tidak konstan. Kecerahan ini sedikit menurun saat aktivitas bintik matahari rendah dan meningkat lagi saat aktivitas bintik matahari juga meningkat. Perubahan ini sangat kecil, hanya berbeda sekitar 0,1 persen, yang mungkin tidak cukup kuat untuk mempengaruhi iklim bumi secara signifikan.

Namun, banyak astronom berpikir bahwa penurunan suhu yang besar terjadi selama periode aktivitas bintik matahari yang sangat rendah, seperti yang terjadi selama Maunder Minimum dan hal inilah yang mungkin menyebabkan Zaman Es Kecil.

Komentar Anda