Makanan Suku Inca

Makanan suku incaDalam masyarakat Inca, perempuan dan anak perempuan bertanggung jawab atas makanan. Menyiapkan makanan membutuhkan banyak waktu dan usaha. Untuk memasak, suku Inca mengumpulkan kayu atau kotoran kering llama atau alpaca untuk dijadikan bahan bakar.

Suku Inca makan dua kali sehari, sekali di pagi hari dan sekali di penghujung hari. Rakyat jelata Inca kebanyakan makan jagung, kentang, quinoa (gandum asli Andes), dan sayuran lainnya. Makanan orang Inca dibumbui dengan cabai. Kadang-kadang, orang Inca memanggang jagung dalam api, dikeringkan, dan kemudian menumbuk jagung kering tersebut menjadi makanan yang berbentuk kue.

Bila rakyat jelata Inca makan daging, biasanya itu adalah daging hewan yang sudah tua dan tidak bisa bekerja lagi. Karena daging tersebut keras, biasanya mereka merebusnya dulu. Bangsawan Inca biasanya makan daging panggang karena dagingnya berasal dari hewan yang lebih muda dan gemuk. Masyarakat pesisir Inca kadang-kadang makan ikan yang biasanya dimasak dalam sup.

Suku Inca memanfaatkan udara dingin daerahnya. Suhu kering iklim dataran tinggi sangat baik untuk mengawetkan makanan. Pada malam hari, makanan di dataran tinggi bisa membeku. Keesokan harinya, mereka akan memeras air yang tersisa dalam makanan kemudian mengeringkannya di bawah sinar matahari. Kentang dan makanan lainnya bisa disimpan dan dimakan kapanpun dengan cara pembekuan dan pengeringan ini.

Rakyat Inca tidak memakan semua makanan yang mereka produksi. Sebagian hasil bumi mereka dikumpulkan oleh pemerintah dan disimpan di gudang yang tersebar di seluruh kerajaan. Persediaan ini diperuntukkan bagi kalangan pejabat pemerintah, pendeta, tentara, dan pekerja mita (satu jenis pekerjaan yang dilakukan oleh rakyat biasa untuk kerajaan).

Komentar Anda