Sejarah Perang Dunia II: Apakah Anschluss Itu?

Sejarah AnschlussAnschluss adalah penyatuan Austria dan Jerman melalui aneksasi oleh Adolf Hitler pada tahun 1938. Penyatuan itu sebenarnya telah dilarang oleh perjanjian Versailles dan St. Germain pada akhir Perang Dunia I untuk membatasi kekuatan Jerman.

Pada tahun 1934, Nazi Austria melakukan percobaan kudeta terhadap pemerintah Austria pimpinan Engelbert Dollfuss dan mencoba membunuhnya, tapi percobaan itu gagal. Italia mengirim pasukannya ke perbatasan Austria untuk menangkis Jerman. Hanya beberapa bulan sebelumnya, Hitler berjanji untuk meninggalkan Austria sendirian sehingga Jerman menyangkal semua keterlibatannya dan mengirim dokumen palsu ke Benito Mussolini dan Kurt von Schuschnigg, kanselir Austria yang baru, untuk menunjukkan bahwa Jerman bersih. Pemberontakan ini menewaskan 150 prajurit Nazi Austria. Usaha Jerman berikutnya untuk mengakuisisi Austria menjadi legal melalui plebisit.

Meskipun Hitler memiliki rencana ekspansionis pada tahun 1937, Jerman tidak memiliki sumber daya untuk memperkuat kembali pasukannya. Setelah Perang Dunia I, Jerman kehilangan pangkalan militer dan bahan baku yang melimpah hanyalah batubara. Jerman membutuhkan aluminium, minyak, karet, besi, nikel, dan tembaga. Antara 1937 dan 1939, 40 % dari pesanan Jerman tidak terpenuhi karena masalah finansial. Austria, tanah air Hitler, sangatlah menarik untuk dikuasai. Hitler ingin merebutnya, tapi jenderalnya tidak ingin mengambil risiko. Hitler akhirnya memecat jenderal yang tidak setuju dengannya dan menggantinya.

Hitler kemudian memerintahkan Austria untuk bergabung dengan Jerman. Ketika Austria menuntut plebisit, Hitler memobilisasinya. Pemerintah Eropa lainnya tidak melakukan apa-apa dan Schuschnigg dipaksa menyerah. Sebuah pemerintahan Nazi di Austria yang dipimpin oleh Arthur Seyss-Inquart didirikan dan bekerja sama dengan Hitler dalam mewartakan Anschluss. Pada saat itu, ada gerakan pro-Nazi yang kuat di Austria dan banyak orang Austria yang merayakan pemersatuan itu.

Hitler tidak mendapatkan bahan baku yang memadai dari pengambilalihan Austria, tapi ia berhasil mengambil banyak valas, lima divisi Austria, dan pabrik-pabrik yang melahirkan banyak pejuang Jerman. Serikat pekerja juga memberinya kedekatan strategis dengan Cekoslowakia dan perbatasan bersama dengan Hongaria, Yugoslavia, dan Italia.

Komentar Anda