Seluk-Beluk Kehidupan Suku Maori, Selandia Baru

Suku Maori

Para pemukim asli Selandia Baru disebut Maori (Māori). Para sejarawan meyakini suku Maori pertama kali tiba di Selandia Baru sekitar tahun 1200-an. Mereka bermigrasi dari pulau-pulau di wilayah yang sekarang disebut Polinesia tengah. Polinesia, yang berarti banyak pulau, mencakup area yang luas di Samudera Pasifik tengah.

Selandia Baru terletak di wilayah Pasifik barat daya. Sebagian besar wilayah Selandia Baru terdiri atas dua pulau, yakni Pulau Utara dan Pulau Selatan. Selandia Baru terkenal karena keindahan alamnya. Kedua pulau besar itu memiliki pegunungan terjal dan dataran rendah hijau yang subur. Suku Maori menyebut Selandia Baru ‘Aotearoa’, yang berarti tanah dengan awan putih panjang.

Suku Maori memiliki banyak kesamaan dengan masyarakat Polinesia lainnya dalam hal keyakinan agama dan kehidupan sosial. Mereka memiliki keyakinan pada ‘mana’ dan ’tapu’. ‘Mana’ adalah kekuatan supranatural yang terhubung dengan dewa, roh, individu yang kuat, dan benda-benda khusus. ‘Tapu’ adalah dasar hukum dan perilaku di seluruh wilayah Polinesia. ‘Tapu’ melarang kegiatan dan makanan tertentu karena dianggap suci, berbahaya, atau haram. Selain itu, suku Maori menyembah banyak dewa dan roh.

Asal Usul Nama Maori

Orang Polinesia di Selandia Baru mengadopsi nama Maori pada awal 1800-an. Pada saat itu, pemukim kulit putih mulai tiba dari Eropa. Maori menyebut diri mereka ‘tangata maori’ yang berarti orang biasa. Orang Polinesia menyebut bangsa Eropa ‘Pakeha’, yang berarti orang asing.

Jatuh Bangun Suku Maori

Suku Maori adalah pejuang yang hebat. Kelompok-kelompok suku Maori sering berperang satu sama lain. Suku Maori juga berperang melawan bangsa Eropa, seringkali karena memperjuangkan tanah mereka.

Pada akhir 1800-an, orang Eropa merampas sebagian besar tanah suku Maori. Pada tahun 1870, kurang dari 50.000 orang Maori tinggal di Selandia Baru. Namun, para pemimpin Maori baru di awal 1900-an membantu menghidupkan kembali budaya dan bahasa mereka. Hubungan antara Maori dan Pakehapun meningkat. Saat ini, banyak orang Maori yang tinggal di Selandia Baru daripada saat sebelum kedatangan bangsa Eropa.

Komentar Anda